Allah Hoax

“Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah.” Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat balk. TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi.” Mazmur 14:1-2
Orang bebal adalah orang yang pikirannya tumpul, orang yang tak berpikir panjang dan tak mau belajar dan tak mau diajar. Pertanyaannya mengapa sannpai ada orang bebal yang bersikukuh dengan pemikirannya walaupun jelas-jelas salah? Mengapa ada orang yang begitu gampang percaya berita bohong? Contoh berita hoax tentang beras plastik dan telor palsu yang menggantikan beras dan telor konsumsi. Apakah mereka tidak tahu plastik dan bahan artificial lainnya harganya sangat lebih mahal daripada beras dan telor asli? Sepertinya kebodohan dan kekebalan bukan bersumber kepada kecerdasan (karena banyak orang bergelar sarjana juga percaya kepada berita hoax) tetapi kepada hati atau akal-budi. Jika hati diselimuti kebencian maka otak jadi bebal.
Ada dua hal yang saya soroti sebagai perbuatan orang bebal yaitu orang yang sengaja membuat hoax dan orang yang percaya kepada hoax. Allah adalah sumber kebenaran, jika seorang yang berkata percaya Allah namun suka menebar hoax patut dipertanyakan apakah ia mengenal Allah sumber kebenaran atau ia sedang mengabdi kepada allah palsu, allah hoax. Karena Allah sumber kebenaran adalah Allah yang Maha Benar, Maha Kasih, Maha Kuasa, Maha Agung yang semestinya tak perlu dibela apalagi dibela dengan berita hoax. Jika seseorang membela Allah yang benar dengan berita hoax, sebenarnya ia orang bebal, ia sedang membela allah hoax, sebenarnya di hati orang ini tidak ada Allah sumber kebenaran itu. “suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!” (2 Timotius 3:4-5)
Umat yang gemar membuat berita hoax, pada hakekatnya tidak percaya kepada kekuatan dan kekuasaan Allah walau mereka mengaku beriman dan beribadah. Mereka tidak menuruti Allah sumber kebenaran. Keseharian mereka berbuat jahat, dengan membuat berita hoax, mereka pikir membela Allah. Ya mereka membela allah, allah rekaan mereka sendiri , allah sumber kepalsuan, allah hoax.
Bagaimana dengan Anda yang gampang termakan berita hoax, berita palsu? Jika Anda seorang yang mengenal Allah, Anda akan lebih cerdas dan tercerahkan walau secara akademis Anda bukan termasuk orang yang pintar. Karena pengenalan akan Allah yang benar akan membuat Anda punya kepekaan spiritual, hati Anda akan diliputi ketenangan sehingga sanggup mendeteksi berita hoax yang bersumber dari kebencian, bersumber dari allah hoax. Dekatkan terus hati Anda kepada Allah, karena kebenaran dan kemurnian datang dari Allah sumber kebenaran yang akan menjagai hati Anda dari semua kepalsuan. Dari hati yang bebal. Anda setuju? [DD]
Question:
1. Menurut Anda Mengapa ada orang yang bebal?
2. Apakah dibenarkan membela kebenaran dengan berita hoax?
Values:
Warga Kerajaan mengerti bahwa sang Raja adalah sumber kebenaran yang tak perlu dibela, apalagi dengan berita hoax.
Kingdom Quote:
_Hati tumpul adalah hati yang kacau, sehingga tak merasa bersalah ketika membela yang dianggap benar dengan kebohongan._
See also  Lima Pilar Teologi Pentakosta

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*