Baik Saja Tidak Cukup

“Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar.” 1 Yohanes 3:7
Pernahkah Anda membaca cerita Robin Hood yang melegenda, atau mungkin sudah pernah melihat filmnya? Seorang pahlawan yang diceritakan mencuri harta orang kaya untuk membantu orang miskin. Apa yang dilakukan Robin Hood itu dianggap baik, karena menolong orang miskin, tetapi apakah itu bisa dianggap benar? Baik belum tentu benar, tetapi yang pasti orang yang melakukan kebenaran itu pasti baik.
Banyak hal yang baik yang kita ketahui dalam kehidupan ini. Kita percaya Tuhan itu baik, begitu pula dengan rancangan-Nya. Ada juga orang baik yang kita ketahui bahkan kita kenal secara dekat karena berada di seputar kehidupan kita. Di dalam keyakinan yang lain, orang baik bahkan dianggap suci sehingga dihormati bahkan dibuatkan suatu hari khusus untuk menghormatinya.
Kita juga tahu tentang maksud dan tujuan baik, perkataan baik, sikap yang baik, dan berbagai hal baik lainnya. Tetapi bila mau diperhatikan ternyata dalam hidup ini, memiliki atau melakukan sesuatu yang hanya baik tidaklah cukup. Untuk mendapat hasil

terbaik

kita, dituntut melakukan hal yang benar. Contohnya Robin Hood, memiliki maksud baik, tetapi cara melakukannya kurang baik. Dalam contoh tersebut, nyata bahwa ada yang salah, yaitu mencuri itu salah dan itu tidak benar. Kita tahu orang terbiasa bilang bahwa bohong sedikit demi kebaikan itu boleh. Kedengarannya baik, tetapi apakah itu benar? Benar adalah benar, bukan sekedar baik.

See also  Develop
Standar untuk mengetahui sesuatu itu benar atau sekadar baik adalah Kristus dan firman-Nya. Tuhan Yesus menyebut diri-Nya adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup. (Yohanes 14:6) Dia juga mengatakan bahwa perkataan Tuhan itu Kebenaran. Tuhan itu baik dan menurut-Nya yang baik itu jika kita melakukan hal yang benar menurut ketetapan-Nya yakni percaya Kristus dan melakukan firman-Nya. Baik menurut Tuhan dan kita itu beda. Jika hanya melakukan yang baik menurut pandangan kita, maka itu belum tentu baik menurut Tuhan.
Untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik, kita harus melakukan yang benar. Untuk itu kita perlu mengembangkan diri dan banyak belajar agar tahu cara bertindak yang benar. Baca dan pelajarilah Alkitab, sebab di dalamnya terdapat kebenaran. Ingatlah, Tuhan akan menghakimi semua perbuatan yang tidak benar, karena itu bertindaklah benar, karena baik saja tidak cukup. Anda setuju? [AU]
Questions:
1. Apakah perbedaan perbuatan baik dan perbuatan benar?
2. Mengapa kita harus melakukan hal yang benar? Apakah perbuatan baik saja tidak cukup?
Values:
Untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik, kita harus melakukan yang benar, yaitu melakukan kehendak-Nya yang tertulis di dalam Alkitab.
Lakukan hal yang benar, itu pasti baik!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*