Persungutan yang Mencelakakan

“Bangsa itu menjadi jahat dengan mulai mengeluh di hadapan TUHAN. Ketika TUHAN mendengar itu, kemarahan-Nya pun berkobar, dan api TUHAN menyala di antara mereka dan membakar tepi perkemahan” Bilangan 11:1 – AYT
Mengeluh seperti apakah yang membuat bangsa Israel disebut jahat lalu Tuhan marah dan api Tuhan menyala serta membakar perkemahan mereka? Bukankah kita berkilah bahwa mengeluh itu adalah bagian dari kehidupan manusia yang tak dapat kita hindari? Saat cuaca panas tanpa sadar kita mengeluh dan menggerutu mengapa hujan tidak turun.
Namun ketika hujan turun begitu derasnya kita mengeluh kenapa hujannya terlalu lebat sehingga banjir di mana-mana. Apakah keluhan ini dapat membuat Allah marah kepada kita?
Saya yakin bahwa keluhan bangsa Israel adalah keluhan yang menyebalkan dan mendukakan hati Tuhan. Sebab Tuhan berencana membawa bangsa ini ke suatu tanah yang indah dan tempat yang menyenangkan. Namun Tuhan membawa mereka melalui perjalanan yang tidak mudah.
Dan sepertinya bangsa Israel menyesal mengapa mereka harus keluar dari Mesir meskipun sebagai budak namun mereka merasa tidak pernah berkekurangan dan tidak pernah mengalami kesulitan hidup. Namun di padang gurun mereka merasakan beratnya masalah yang mereka hadapi dan di sinilah mereka mengeluh dan menyesali perjalanan yang mereka sedang hadapi.
Allah sebenarnya begitu mengasihi bangsa Israel yang baru keluar dari Mesir yang secara rohani masih menjadi bayi dan dalam tahap awal mengenal kehidupan yang sebenarnya. Justru Allah yang mengasihi mereka yang lemah ini juga adalah Allah yang mau agar mereka bertumbuh melalui ujian-ujian. Tetapi Allah tahu saat yang tepat untuk memberikan ujian-ujian tersebut.
Dia tahu takaran iman anak-anak-Nya. Allah tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Ada kalanya Tuhan membawa kita masuk ke dalam ujian yang relatif lebih “sederhana/mudah” sebelum masuk ke dalam ujian yang lebih “besar/sulit”. Baik itu ujian yang mudah atau sulit, Allah mau kita belajar bergantung dan beriman kepada Dia, karena kita begitu lemah dan mudah meninggalkan Dia. Namun respons bangsa Israel adalah persungutan dan omelan di setiap perjalanan.
Yuk kita belajar untuk tidak mengeluh. Ubahlah setiap keluhan menjadi ucapan syukur yang tentunya memang tidak mudah karena itu kita perlu pertolongan Roh Kudus untuk memampukan kita bersyukur setiap saat dalam keadaan yang tidak menyenangkan. Amin [DH]
Question:
1. Mengapa persungutan dibenci Tuhan?
2. Sudahkah Anda bersyukur untuk berkat Tuhan hari ini?
Values:
Belajarlah untuk tidak mengeluh, ubahlah setiap keluhan menjadi ucapan syukur, dan rasakan kehadiran-Nya setiap waktu.
Kingdom Quote:
Kesulitan dan persoalan kehidupan adalah latihan buat kita supaya kita lebih tangguh dan jago dalam menghadapi berbagai keadaan.
See also  Menjadi Dewasa

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*