Train

“yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melengkungkan busur tembaga.”
2 Samuel 22:35
Tanpa teras akita sudah memasuki bulan Mei 2021. Tema renungan bulan Mei 2021 adalah train. Kata train yang merupakan kata kerja dalam Merriam Webster Dictionary memiliki arti: 1) to teach so as to make fit, qualified, or proficient (untuk mengajar agar menjadi pas, berkualitas, atau mahir); 2) to form by instruction, discipline, or drill (untuk membentuk dengan instruksi, disiplin, atau Latihan; 3) to make prepared (as by exercise) for a test of skill (untuk membuat persiapan/seperti dengan latihan, untuk ujian ketrampilan.
Dalam arti sederhana kata train memiliki arti melatih dan menguji dengan instruksi dan disiplin agar menjadi mahir dan berkualitas. Jika kita mau menjadi pribadi yang berkualitas maka kita memerlukan kedisiplinan, latihan dan ujian.
Dalam train kita belajar beberapa hal. Yang pertama, ‘kedisiplinan.’ Salah satu hal penting dalam train adalah kedisiplinan. Kedisiplinan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Kedisiplinan berbicara bagaimana kita mengelola waktu yang kita miliki. Di dunia ini ada tatanan waktu yang berbeda di setiap negara.
Kita mau tak mau harus mengikuti tatanan tersebut. Di setiap instansi dan lembaga juga memberlakukan aturan waktu yang berbeda-beda. Sebagai contoh, para atlet sejak kecil telah membiasakan dirinya dengan disiplin berlatih olah raga di bidang yang mereka geluti setiap hari.
Mereka tau bahwa hanya dengan berdisiplin mereka dapat meraih prestasi yang lebih baik daripada sebelumnya bahkan menjadi yang terbaik bagi dirinya sendiri. Para Atlet sadar bahwa mereka harus dengan disiplin yang tinggi mengalahkan dirinya sebelum dapat meraih prestasi yang terbaik. ‘Disiplin’ adalah sikap yang harus kita miliki dan kembangkan jika kita mau mengalami perubahan dan kemajuan.
Yang kedua, ‘latihan.’ Setiap orang tak ada yang sempurna. Sementara itu banyak orang mengejar kesempurnaan. Sebagai contoh, para atlet senam harus melatih dirinya setiap hari agar ia dapat meraih nilai yang sempurna. Mereka tau bahwa hanya dengan latihan berulang kali maka mereka akan menjadi terbiasa dalam melakukan gerakan-gerakan yang sulit.
Ada orang berkata bahwa pengulangan adalah ibu dari kesempurnaan. Oleh sebab itu mari kita jangan jemu berlatih dengan disiplin setiap hari untuk setiap hal yang kita kerjakan.
Yang ketiga, ‘ujian.’ Hasil dari kedisiplinan dan latihan kita setiap hari akan mengalami ujian. Tujuan dari ujian adalah melihat kualitas dan kemahiran kita di bidang yang kita kerjakan.
Setiap ujian akan mendapatkan hasil. Dari hasil ujian kita dapat mengevaluasi diri dan mempersiapkan diri untuk ujian demi ujian lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari kita sebenarnya menghadapi ujian demi ujian yang tak terduga. Oleh sebab itu mari kita melatih dan menguji diri kita sendiri sebelum beraktifitas dan berinteraksi dengan orang lain.
Question:
1. Apakah anda mau sungguh-sungguh mau melatih diri anda dengan disiplin setiap hari?
2. Mengapa kita harus melatih diri kita dengan disiplin setiap hari?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau berkomitmen melatih dirinya dengan disiplin setiap hari.
Disiplin adalah sikap yang harus kita miliki dan kembangkan jika kita mau mengalami perubahan dan kemajuan.
See also  Kedaulatan Tuhan dan Kehendak Bebas Manusia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*