Belajar dari Burung

“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?” Matius 6:31
Pernahkah Anda tidak merasa kuatir? Tentunya sebagai manusia, kita pasti pernah merasa kuatir. Entah itu tentang masa depan, perekonomian, dan lain sebagainya. Situasi atau perkembangan sekarang tentang pandemi covid-19, juga seringkali membuat kita kuatir. Apalagi setiap hari kita melihat berita orang yang terpapar covid-19 dan meninggal karena covid-19.
Melalui bacaan ayat hari ini, seharusnya kita merasa malu apabila saat ini kita masih dilanda kekuatiran. Yesus berkata supaya kita tidak kuatir akan hidup kita, tentang apa yang akan kita makan, minum, dan yang kita pakai. Kita harus belajar dari burung dan tanaman.
Burung di udara tidak pernah menabur dan tidak pernah menuai dan tidak pernah mengumpulkan bekal, namun tetap dipelihara oleh Bapa di sorga. Demikian juga bunga yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal tetapi warna bunga yang dihasilkan sangatlah indah. Bahkan Yesus menyatakan bahwa keindahannya melebihi dari kemegahan Salomo, dalam segala kemegahannya tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
Perbandingan yang Yesus kemukakan dalam bacaan ini memiliki arti yang sangat dalam. Hal ini menunjukkan bahwa betapa berharganya kita di mata Tuhan bila dibandingkan ciptaan-Nya yang lain (tanaman dan hewan). Sebab Bapa kita yang di sorga tahu apa yang menjadi segala keperluan kita.
Yesus juga menyatakan bahwa orang yang selalu merasa kuatir adalah orang yang tidak percaya. Yang harus kita lakukan dahulu adalah mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua yang kita butuhkan, Tuhan pasti memenuhi bahkan akan diberikan sampai berkelimpahan. Mencari dahulu kerajaan Allah yaitu melakukan apa yang menjadi keinginan Bapa lebih dahulu, taat pada setiap perintah-perintah Tuhan atau kehendak Tuhan.
Filipi 4:19, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Karena itu janganlah kita kuatir tentang masa depan kita, percayalah bahwa Tuhan lebih mengenal diri kita dan apa yang kita butuhkan dan Ia akan memenuhinya.
Apakah kita sudah mengundang Yesus masuk dalam perahu kehidupan kita? Kita seharusnya tidak perlu kuatir lagi, karena saat badai menerpa ada yang menopang kehidupan kita. Ingat kemampuan kita terbatas tetapi kuasa Tuhan tidak terbatas. Anda percaya? [AU]
Question:
1. Mengapa kita masih selalu merasa kuatir?
2. Bagaimana supaya kita bisa menghapus rasa kuatir kita? Apa yang harus kita lakukan?
Values:
Yesus menyatakan bahwa orang yang selalu merasa kuatir adalah orang yang tidak percaya.
Kingdom Quote:
Serahkan segala kuatirmu kepada Tuhan dan kita akan melihat perbuatan-Nya yang dahsyat terjadi dalam hidup kita.
See also  Cavod Vs Ikabod

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*