Zona Hitam

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” Amsal 24:10
Dalam upaya penanganan pandemi covid-19, pemerintah menetapkan pembagian zonasi berdasarkan warna yaitu hijau, kuning, oranye dan merah. Khusus Surabaya, hanya hijau, kuning dan merah yang diberlakukan di tingkat RT. Disebut zona hijau jika tidak ditemukan kasus di RT tersebut, kuning jika terdapat 1 kasus. Dan jika lebih dari 1 maka menjadi zona merah. Lalu sekarang sering muncul istilah zona hitam padahal tidak ada dalam istilah zonasi warna.
Tentu saja istilah ini awalnya muncul disengaja sebagai ekspresi yang berlebihan kepada informasi yang diterimanya. Namun kemudian berkembang menjadi respon umum banyak orang sebagai hal yang benar. Malahan ada orang yang ketika melihat peta warna penyebaran wabah, merasa melihat warna merah menjadi kehitam-hitaman seolah-olah ada awan hitam menutupi wilayahnya termasuk hati dan pikirannya juga.
Di kitab Bilangan 13 ketika Musa mengutus 12 orang pemimpin mengintai negeri Kanaan, mereka pulang membawa kabar bahwa negeri itu terlihat sebagai zona merah, artinya daerah yang berbahaya. Sebenarnya apa yang mereka lihat adalah kenyataan, bukanlah negeri yang ringan dan mudah ditaklukkan.
Bukan tidak ada masalah untuk memiliki negeri itu, tetapi kemudian menjadi zona hitam di pikiran sepuluh orang ketika mereka mengatakan tidak dapat mengalahkan bangsa itu (ayat 31-33). Akibatnya timbul kekacauan di antara orang Israel. Hanya dua orang yaitu Kaleb dan Yosua yang berespon secara positif. Memang ada lawan, memang akan terjadi peperangan, akan ada korban tetapi bersama Tuhan pasti akan menang. Namun mereka kalah suara, orang Israel sudah melihat zona merah menjadi hitam.
Hari ini kita semua sedang menghadapi realitas zona merah, tetapi dapatkah kita melihatnya bukan sebagai zona hitam tetapi kesempatan yang diberikan Tuhan di mana di dalamnya akan ada kemenangan. Kita tidak mengabaikan dan meremehkan keadaan yang ada, itu adalah fakta yang harus diterima tetapi bukan untuk membuat kita menjadi takut dan lemah.
Banyak orang bermasalah dengan pekerjaan, bermasalah dengan kesehatan, bermasalah dengan hubungan dan dialami oleh semua orang termasuk anak-anak Tuhan, tetapi waktunya untuk melihat campur tangan Tuhan melakukan mujizatNya. Percayalah dan jangan tawar hati. Haleluyah. [LS]
Question:
1. Apakah yang membuat Anda takut hari ini?
2. Kalau keadaan nampaknya semakin mengancam, semakin memburuk, semakin menakutkan, apa yang akan anda lakukan?
Values:
Seorang warga Kerajaan tidak akan fokus kepada masalah yang ada melainkan kepada Tuhan Sang Pemberi jalan bagi yang mengasihi-Nya.
Kingdom Quote:
Kita tidak dapat mengubah zona merah menjadi hijau, tetapi bisa melihatnya dengan cara pandang yang berbeda.
See also  Dua Landasan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*