Berdamai dengan Masa Lalu

“Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”  Lukas 23:43
Setiap kita pasti pernah mengalami kejadian buruk di masa lalu. Bila anda diberi kesempatan untuk mengubah sesuatu dari masa lalu anda, apa yang ingin anda ubah? Sebagian dari kita mungkin ingin memperbaiki perilaku yang pernah mengecewakan pasangan, anak-anak, bahkan kedua orang tua.
Ada juga yang ingin memperbaiki keputusan terkait pilihan pekerjaan dan bisnisnya. Semoga saja tidak ada yang bergumam dalam hatinya: Saya menyesal dan ingin mengubah pilihan terkait suami/istri saya! Namun bagi sebagian orang lainnya jika diberikan pertanyaan yang sama, mereka akan menjawab tidak ada yang hendak mereka ubah dari hidup mereka.
Apakah ini berarti orang-orang ini tidak pernah melakukan kesalahan, mengalami kegagalan, kejadian memalukan, hal-hal yang merugikan, tidak pernah sakit hati, kecewa, marah di masa lalu mereka? Sayangnya tidak ada manusia yg tidak pernah mengalami hal-hal di atas. Lalu apa perbedaan yang ada di antara dua kelompok orang ini?
Bedanya adalah di kelompok orang yang ingin mengubah sesuatu di masa lalu mereka, mungkin masih belum bisa “berdamai” dan “legawa” dengan masa lalu mereka.
Sedangkan kelompok yang lainnya sudah bisa berdamai dengan sakit hati, kecewa, kegagalan, kesalahan, hal-hal memalukan yang pernah terjadi sebelumnya sehingga mereka tidak pernah memusingkan lagi apa yang telah berlalu yang tidak bisa diubah kembali, dan memilih untuk mengambil pelajaran/hikmah dari apa yang sudah terjadi di masa lalu, kemudian memilih untuk “move on”, melanjutkan kehidupan mereka untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda move on dari masa lalu anda? Atau masihkah Anda menyimpan semua rasa marah, kecewa, sakit hati, malu anda akan apa yang pernah terjadi di masa lalu anda? Tuhan Yesus tidak pernah mempermasalahkan seberapa baik/buruknya masa lalu kita.
Buktinya ketika salah seorang penjahat di kayu salib membela Yesus dan meminta pengampunan, Yesus langsung berkata hari ini juga kamu akan berada bersama dengan-Ku di dalam Firdaus (Lukas 23:43). Dia Maha Pengampun dan Penyayang, yang Dia inginkan dari hidup kita adalah bagaimana hidup kita hari ini, sudahkah kita menjadi seperti yang Dia kehendaki?
Masa lalu tidak dapat kita ubah, yang bisa kita perbaiki adalah hari ini, dan hari ini juga yang akan menentukan masa depan kita. Sekarang saatnya untuk berdamai dengan masa lalu anda, ambil pelajaran dan hikmah dari apa yang sudah terjadi dan mari kita move on. Fokuskan hidup kita untuk menjadi yang seperti Yesus kehendaki dan kita bisa menggenapi tujuan penciptaan-Nya. Amin. [VL]
Questions:
1. Bagaimana Anda memandang masa lalu Anda?
2. Mengapa kita harus move on terhadap masa lalu?
Values:
Masa lalu tidak dapat kita ubah, yang bisa kita perbaiki adalah hari ini, dan hari ini juga yang akan menentukan masa depan kita.
Kingdom Quote:
_Cara berdamai dengan masa lalu adalah dengan memperbaiki hari ini untuk masa depan yang lebih baik._
See also  Stay Humble

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*