Jebakan Nabi Tua

Rear view of a senior businessman, wearing suit and white shirt, waiting for his train. The orange writing on the digital departure screens are blurred out of focus in the background in a train station in London, UK. Also crowds of unrecognisable people are defocused behind the businessman, who has grey hair and is in his sixties, and of caucasian ethnicity. Close up colour image with copy space.
“Dia berkata kepadanya, “Aku juga seorang nabi sepertimu dan malaikat telah berkata kepadaku dalam firman TUHAN, dengan berkata, “Bawalah dia bersamamu ke rumahmu supaya makan roti dan minum air.” Namun, dia berbohong kepadanya”.  AYT -1 Raja-raja 13:18.
Kisah yang terdapat di pasal ini mungkin tidak terlalu sering kita dengar bahkan di mimbar khotbah pun jarang dibicarakan. Namun ini adalah kisah tragis dari seorang nabi muda yang diperdayai oleh nabi tua. Sebab setelah menyampaikan firman kepada Raja Yerobeam, nabi muda ini diperintahkan Tuhan untuk tidak makan dan minum sepanjang perjalanan dan tidak kembali di jalan yang sama.
Bahkan nabi muda dari Suku Yehuda ini berkata kepada Raja Yerobeam meskipun ia diberikan separuh dari kerajaan yang dimilikinya, ia tetap tidak akan melanggar titah Tuhan. Sebuah sikap benar yang dimiliki oleh seorang nabi tulen. Namun sayang ia masih muda dan kurang pengalaman.
Dia punya hati tegar untuk menolak tawanan sang raja namun ia gagal melihat kebenaran manakala berdiri di hadapan nabitua. Mungkin ia menganggap bahwa nabi tua itu adalah nabi yang punya banyak pengalaman dan sungguh-sungguh berkomitmen untuk menjadi nabi sejati. Makanya ia tidak berprasangka buruk manakala si nabi tua itu berkata bahwa malaikat telah menemuinya dan menyuruhnya untuk makan minum di rumah si nabi tua tersebut.
Ternyata nabi tua itu hanya mengarang cerita untuk memperdayai si nabi muda. Nabi muda tersebut terkecoh karena kemasan rohani, alasan rohani, dan pengalaman rohani yang ia tidak cek lagi kebenarannya. Dan karena tipuan tersebut maka nabi muda makan dan minum di rumah nabi tua dan itu merupakan pelanggaran terhadap firman Tuhan maka hukuman Tuhan datang kepada nabi muda tersebut.
Zaman sekarang ini banyak orang Kristen yang malas belajar Alkitab dan menggali kebenarannya karena terlalu mengandalkan kepada para rohaniawan yang belum tentu hidupnya konsisten melakukan firman Tuhan. Bahkan banyak mereka yang disebut hamba Tuhan namun sebagai manipulator untuk meraih keuntungan pribadi demi kekayaan dan ambisi yang menguntungkan dirinya sendiri.
Makanya banyak nubuatan dan mimpi yang katanya “clan surga” yang diobral di dalam gereja. Jemaat menjadi terkesima lalu patuh secara membabi-buta tanpa mengecek kebenarannya di dalam firman Tuhan. Akhirnya banyak yang diperdayai dan mereka yang sadar telah diperdayai lalu kecewa kepada Tuhan.
Marilah kita tidak mengandalkan kharisma seseorang tanpa kita mau mengecek kebenarannya melalui Firman Tuhan. Waspadalah dengan “jebakan nabi tua.”[DH]
Question:
1. Berikan alasannya mengapa kita perlu belajar firman Tuhan dengan sungguh-sungguh!
2. Langkah-langkah apa yang Anda harus lakukan supaya tidak ikut kesesatan mereka yang mengaku sebagai nabi?
Values:
Saringlah setiap pesan dengan kebenaran Firman Tuhan.
Kingdom Quote:
Waspasdalah dengan jebakan yang tidak kelihatan di tempat terang
See also  Yesus Bukan Wuqing

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*