Kejahatan Halangi Doa Kita

“Jika aku melihat kejahatan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan. Namun, Allah telah mendengar, Dia memperhatikan suara doaku. Terpujilah Allah yang tidak berpaling dari doaku, dan kasih setia-Nya padaku” Mazmur 66:18-20 – AYT
Apakah doa itu ada syaratnya sehingga pemazmur berkata, “jika aku melihat kejahatan dalam hatiku, Tuhan tidak akan mendengarkan…?” Ataukah selama ini kita menganggap bahwa doa kita pasti dijawab Tuhan dalam kondisi apapun sekalipun hati kita belum beres?
Fungsi utama doa bukan sekedar sebuah ritual atau kebiasaan apalagi kalau sekedar hanya untuk melakukan kegiatan agamawi. Doa adalah membangun hubungan dengan yang Maha Kuasa. Doa adalah cara kita menghadap kepada Tuhan kita untuk berkomunikasi, berbicara, menyampaikan isi hati kita, sehingga dengan demikian keintiman dapat dibangun.
Doa yang benar disertai dengan keyakinan bahwa hati nurani kita telah dibersihkan dari segala macam kesalahan sehingga kita datang dengan keyakinan bahwa Tuhan mendengarkan doa saya. Namun keyakinan tidak dapat dibangun jika Roh Kudus sudah menegur kita namun kita mengabaikannya.
Roh Kudus adalah pribadi yang menyertai kita dan Dia yang paling mengerti kedalaman isi hati kita. Ibarat sebuah filter dia akan mencoba membersihkan segala macam kotoran dalam hati kita. Jika ada sesuatu yang tidak beres maka dia akan memberitahu kita dan kita seharusnya peka dan meresponnya dengan benar.
Kunci utama keintiman dengan Allah dan doa yang dijawab adalah dengan merespon secara benar apa yang Roh Kudus katakan kepada kita. Jika hati kita masih ada benci dendam dan Roh Kudus menyuruh kita untuk mengampuninya, maka dengan kekuatan Tuhan kita mengampuni orang yang sudah menyakiti kita.
Jika ada rencana jahat dan kecurangan yang kita rancangkan dan Roh Kudus memberitahukan kepada kita, sebaiknya kita membatalkannya dan memohon ampun kepada Tuhan. Bukankah Yesus selalu mengampuni kita sejahat apapun rancangan dalam hati kita? Dengan demikian kita memperoleh keyakinan bahwa Tuhan mendengarkan doa kita dan menyimpan air mata kita di kirbat-Nya.
Bagaimana dengan doa-doa kita? Apakah doa kita sekedar dan ala kadarnya tanpa kita mengerti bagaimana membangun keintiman dengan Tuhan yang mengasihi kita? Marilah kita benahi lagi sikap kita dalam berdoa dan yang lebih penting lagi dengarkan suara Roh Kudus dan ikuti perintah-perintah-Nya. Amin [DH]
Question:
1. Menurut Anda, apa fungsi utama berdoa?
2. Pernahkah Anda mendengar suara Roh Kudus? Apa yang Anda rasakan?
Values:
Kunci utama keintiman dengan Allah dan doa yang dijawab adalah dengan merespon secara benar apa yang Roh Kudus katakan kepada kita.
Kingdom Quote:
Doa itu lebih canggih dari semua tipe alat komunikasi karena hanya melalui doa kita berkomunikasi dengan Allah.
See also  Jangan Berlambat-Lambat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*