Latihan Membuahkan Kemenangan

“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan.” Filipi 2:14
Seorang pemain dan pelatih sepak bola yang sukses, memperhatikan bahwa setiap anggota timnya selalu tidak suka dengan aktivitas yang mengakhiri setiap pelatihan. Sebelum meninggalkan lapangan, mereka harus berlari dengan kecepatan penuh tanpa istirahat sejauh 91 meter sebanyak 10 kali.
Jika waktu tempuh mereka melebihi batas waktu yang telah ditentukan, mereka harus mengulanginya. Para pemain membenci latihan penutup tersebut hingga tiba saat bertanding. Kemudian barulah mereka menyadari bahwa dengan latihan penutup itulah, mereka dapat bermain dengan kapasitas penuh sepanjang pertandingan.
Usaha mereka pun membuahkan hasil sebagai juara. Saat paduan suara universitas tempat saya dulu berkuliah mengikuti perlombaan paduan suara tingkat nasional, saya melihat teman-teman anggota paduan suara berlatih setiap hari. Mereka meluangkan waktu beberapa jam setiap harinya untuk menyanyikan lagu-lagu sulit, yang bagi saya cukup membosankan jika dilakukan berulang-ulang. Namun akhirnya mereka pulang membawa kemenangan.
Bukankah pertandingan, perlombaan dan pekerjaan bisa dikatakan sebuah medan yang sama? Semuanya memiliki tantangan dan diperlukan usaha yang sama untuk meraih keberhasilan. Jika kita harus bangun lebih pagi, bekerja lebih lama dan lebih banyak ketimbang orang lain, atau meluangkan waktu untuk menambah pengetahuan dalam pekerjaan, janganlah jadikan itu semua sebagai beban.
Sebab latihan-latihan menjadikan seseorang memiliki kemampuan di atas rata-rata orang lain yang tidak melakukan latihan. Tetaplah kuat dalam menjalani setiap “latihan” yang dibutuhkan, hingga pada waktunya kemenangan didapatkan. Kemenangan itu bisa berupa promosi, bisa berupa kepercayaan, atau bentuk kemenangan lainnya.

Paulus menekankan untuk melakukan segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Mengapa? Dalam banyak kasus, bersikap negatif terhadap hal-hal yang tidak disukai dalam pekerjaan, pelatihan misalnya, seringkali menghambat seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan itu dengan maksimal. Latihan-latihan jelas diperlukan untuk menempa seseorang supaya tampil lebih baik, bahkan untuk menjadi terbaik.

See also  Fathers

Prinsip tabur tuai sangat berlaku dalam apapun yang kita lakukan. Mereka yang telah menuai kemenangan, pasti sudah menabur banyak latihan. Bagaimana dengan Anda? Maukah tetap bertahan dalam latihan yang saat ini Anda jalani? Be Strong! [JB]

Questions:
1. Menurut Anda apakah mengikuti latihan secara maksimal adalah penting ketika kita mengharapkan kemenangan? Jelaskan
2. Menurut Anda apakah bersungut-sungut dalam latihan akan membuahkan kemenangan? Jelaskan.
Values:
Prinsip tabur tuai sangat berlaku dalam meraih kemenangan. Barangsiapa tidak mau berlatih, ia tidak akan meraih kemenangan, begitu pula sebaliknya.
*Tiada kemenangan tanpa adanya latihan.*

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*