Sok Tahu

“Maka berbicaralah malaikat yang berbicara dengan aku itu, katanya kepadaku: “Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?” Jawabku: “Tidak, tuanku!”_ Zakharia 4:5
Memiliki keponakan-keponakan yang banyak membuat saya banyak belajar tentang sifat dasar manusia. Pada suatu waktu saya melihat salah seorang keponakan saya menyusun puzzle bergambar seekor gajah. Ketika tubuhnya sudah tersusun, ia hanya tinggal memasang ekor dan belalainya. Di tangannya ada sekeping gambar sesuatu yang berbentuk memanjang. Ia langsung meletakkan keping tesebut ke bagian ekor. Sayangnya, bagaimanapun ia mencoba, keping itu tidak bisa masuk: Ayahnya berusaha memberitahu bahwa bagian itu bukan bagian ekor, melainkan belalai. Namun keponakan saya membantah: ekorlah yang panjang. Jadi, teruslah ia mencoba berkali-kali untuk meletakkan keping gambar belalai itu ke ekor si gajah. Saya hanya tersenyum dan mengambil kesimpulan, mungkin itu adalah sifat dasar manusia: sok tahu.
Kesulitan akan banyak dialami oleh orang yang selalu bersikap sok tahu. Dan, kadang kala sikap sok tahu itu malah menjadi tindakan bodoh dalam pandangan orang lain. Lebih baik apabila kita meneladani apa yang dilakukan Zakharia, seperti yang tertulis dalam Zakharia 4:1-14. Ia mendapat penglihatan ilahi, tetapi tidak mengerti maknanya. Maka dengan polos ia menanyakan maknanya kepada malaikat. Menarik bahwa malaikat tidak langsung menjawabnya. Malah memberikan pertanyaan seolah-olah malaikat itu berharap Zakharia seharusnya sudah tahu. Sangat manusiawi kalau saat itu Zakharia merasa harga dirinya tersinggung sehingga behenti bertanya atau bahkan bersikap sok tahu. Namun Zakharia tidak melakukan itu. Ia tidak berusaha menebak-nebak, apalagi berpura-pura tahu. Melainkan dengan rendah hati ia mengakui ketidaktahuannya. lni dilakukan Zakharia sampai dua kali. _”Lalu berbicaralah aku, kataku kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu: “Apakah arti semuanya ini, tuanku?”_ Zakharia 4:4. Kemudian Zakharia bertanya kembali, _”Lalu berbicaralah aku kepadanya: “Apakah arti kedua pohon zaitun yang di sebelah kanan dan di sebelah kiri kandil ini?”_ Zakharia 4:11.
Tidak bersikap sok tahu menegaskan karakter yang rendah hati dan mau belajar. Agar berhasil dalam berbagai aspek kehidupan, inilah sebenarnya yang terus kita perlukan. Lebih jauh lagi, Tuhan menghargai sikap yang seperti ini. Sikap sok tahu hanya akan membuat kehidupan kita semakin menurun dan bukannya semakin meningkat. Percayakah Anda? [JB]
Question:
1. Menurut Anda, apakah Anda merasa diri Anda paling tahu segalanya?
2. Tahukah Anda sikap sok tahu adalah salah satu tindakan bodoh?
Values:
Seorang pemimpin yang bijak selalu mempunyai penasehat yang bijak.
Kingdom Quote:
_Tindakan sok tahu tentunya akan lebih membahayakan diri sendiri dan orang lain
See also  Pengakuan Menentukan Arah Mujizat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*