Dua Landasan

”TUHAN mengasihi dan memilihmu bukan karena kamu bangsa yang terbesar, malahan yang terkecil jumlahnya dari semua bangsa. Namun, TUHAN membawamu keluar dari Mesir oleh kuasa-Nya yang besar dan membebaskanmu dari perbudakan Firaun, raja Mesir karena Dia mengasihimu dan memegang janji yang telah dibuat-Nya kepada nenek moyangmu”_ AYT – Ulangan 7:7-8
Mungkin bangsa Israel mengira bahwa sebagai bangsa yang besar maka Allah telah memilihnya dan memberikan perjanjiannya. Namun itu salah besar. Sebab pemilihan Allah atas bangsa Israel bukan karena ia bangsa yang besar justru karena ia adalah bangsa yang terkecil dan yng tidak berarti dari semua bangsa. Dasar pemilihan Allah ada pada dua hal. Yang pertama karena Allah mengasihi bangsa ini dan yang kedua karena Allah memegang perjanjian yang telah dibuat-Nya dengan nenek moyang mereka. Dua hal ini yang menjadi landasan bagi Allah untuk kita semua.
Pertama, Allah memiliki kita karena kasih-Nya. Alam semesta diciptakan berdasarkan kasih Allah. Dan puncaknya adalah ketika Dia menjadikan manusia pertama yaitu Adam dan hawa. Dalam kasih selalu ada keinginan untuk berbagi karena ekspresi kasih adalah berbagi.
Karena ingin membagikan kasih itu kepada ciptaan-Nya, maka Allah menjadikan Adam dan Hawa dan keturunan mereka untuk menikmati kasih-Nya. Saat manusia jatuh dalam dosa, maka Allah mengejar mereka untuk dimiliki-Nya lagi. Dan iblis mengerti ini karena itulah mengapa ia berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan manusia dan menjauhkan mereka dari kasih Allah. Namun kasih Allah tidak terbendung dan puncaknya adalah ketika Allah memberikan anak-Nya yaitu Yesus Kristus untuk menebus kita melalui kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Kasih inilah yang menjadi dasar kehidupan kita yang pertama.
Yang kedua, bahwa Allah memegang perjanjian-Nya dan itu dinyatakan secara jelas kepada Abraham bahwa keturunannya akan diberkati. Dan tentu saja berkat yang dimaksud bukanlah kekayaan atau perkara materi namun berkat keselamatan melalui Yesus Kristus. Dan salib merupakan sebuah peneguhan dari perjanjian itu yang tidak tergoyahkan. Siapa yang percaya kepada Sang Anak maka mereka akan mewarisi seluruh berkat rohani yang telah disediakan. Tidak ada satupun pemerintahan dan kekuatan manapun di bumi di bawah bumi dan di angkasa yang sanggup membatalkan perjanjian Allah kepada kita. Kecuali jika kita sendiri dengan kehendak kita memutuskan untuk menolak perjanjian tersebut.
Kiranya kita dikuatkan dengan dua dasar ini untuk kita melangkah menghadapi apapun juga yang ada di depan kita. Haleluya, Amin. [DH]
Question:
1. Apakah Anda sudah mengalami kasih-Nya? Apa yang Anda rasakan?
2. Bagaimana cara Anda merespon kasih Allah?
Values:
Tidak ada satupun pemerintahan dan kekuatan manapun di bumi di bawah bumi dan di angkasa yang sanggup membatalkan perjanjian Allah kepada kita.
Kingdom Quote:
_Salib adalah bukti kasih Allah yang teguh dan tidak tergoyahkan._
See also  Penderitaan Kristus Terbesar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*