Anomali

“Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?”_ 1 Korintus 6:7-8
Beberapa Tahun yang lalu, saya ingin nonton film Batman vs Superman, saat itu anak saya memberitahu film Batman vs Superman itu jelek, ratingnya nggak bagus. Tetapi saya ngotot mengajaknya menonton, alasan saya penjualannya telah masuk jajaran film box offic. Kenyataan hasil penilaian kritikus film bertolak belakang dengan hasil penjualan yang terjadi di lapangan, ini yang disebut anomali. Arti anomali, adalah terjadi penyimpangan sehingga tidak terjadi seperti biasanya. Semakin orang berkata jalan cerita film ini jelek ternyata semakin membuat orang ingin menonton.
Kekristenan juga sebuah Anomali, sesuatu yang tidak wajar, suatu penyimpangan dan sesuatu yang menurut pendapat umum tidak masuk akal. Gagasan pemikiran bahwa Allah yang menderita adalah sesuatu yang tidak masuk akal, absurd, anomali. Tetapi itulah yang terjadi, sebuah kenyataan yang tidak masuk akal dan sukar dimengerti. Kenyataan bahwa kita diterima dan diangkat sebagai anak Allah bukan karena perbuatan kita tetapi oleh karena karya penebusan Kristus di kayu Salib adalah hal yang tidak masuk akal. Suatu cara berpikir yang tidak linier menurut cara berpikir pada umumnya.
Kalau kita amati di Alkitab semua perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya juga anomali, sebagai contoh, “Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian ?” (Matius 5:44-47) Semua orang pasti membenci musuhnya, semua orang pasti memberi salam kepada saudaranya, tetapi sebagai orang Kristen kita diharuskan memberi salam kepada musuh kita bahkan mencintai musuh kita.
Tidak bedanya dengan perkataan rasul Paulus, perkataan rasul Paulus di ayat bacaan hari ini juga anomali, “Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?” Pertanyaan ini absurd dan tidak masuk akal, sudahlah pasti semua orang tidak suka dirugikan. Melalui pertanyaan ini rasul Paulus ingin menyampaikan bahwa sebagai orang Kristen, kita seharusnya lebih suka diperlakukan tidak adil, lebih suka dirugikan. Jadi kesimpulannya jika apa yang Anda pikirkan dan yang Anda lakukan tidak berbeda dengan orang pada umumnya, tidak anomali, jangan-jangan Anda bukan orang Kristen. Anda mengerti? [DD]
Question:
1. Apakah arti anomali?
2. Mengapa nilai-nilai Kristen disebut anomali? Berikan contoh.
Values:
Tanpa menerima kasih Sang Raja, maka tak ada satupun dari kita yang bisa mengerti nilai-nilai kebenaran Kerajaan Sorga.
Kingdom Quote:
Kebenaran Kerajaan Sorga berbalikan dengan dunia, bagi Kerajaan Sorga, seorang pemimpin adalah seorang yang melayani.
See also  Hati yang Berkobar-kobar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*