Fathers

“Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.” 1 Kor 4:15.
Tema renungan bulan Oktober–Desember 2021 adalah Fathers, yaitu Bapa-bapa. Berbicara tentang ‘Fathers’, sebenarnya kita tidak sedang membahas tentang gender pria, namun lebih bertujuan menjadi sosok bapa dan ibu rohani yang bukan hanya berkepribadian dewasa saja namun juga pribadi yang mengayomi dan membimbing putra-putrinya. Sepanjang tahun 2021 kita sama-sama sudah bergerak dari ‘Children to Young Men then Men, and the last become Fathers’.
Dalam 1 Kor 4:15 dikatakan bahwa, ‘Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. …’ Seorang pendidik dapat memberikan pengajaran dan kebenaran Firman TUHAN, namun seorang bapa dapat mengayomi sekaligus mendidik. Sekalipun kita memiliki banyak pendidik di dalam Kristus, hendaknya kita memiliki bapa, dalam hal ini adalah bapa rohani. Bapa rohani juga berarti ibu rohani yang berperan mengayomi dan mendidik putra-putri rohaninya.
Yang pertama, siapakah bapa itu? Seorang bapa adalah sumber. Bapa yang benar dan baik akan memberikan segala yang terbaik darinya kepada putra-putrinya. Salah satu tanda kita memiliki bapa adalah kita memakai nama bapa kita atau marga bapa kita atau _family name_ bapa kita. Saat kita memakai nama bapa kita, artinya bapa kita adalah sumber kehidupan kita. Nama juga memberikan identitas dan menyatakan keberadaan orang yang menyandang nama bapanya. Saat bapa memberi nama kepada putra-putrinya, ia bermaksud menyatakan kerinduan bapa akan masa depan putra-putrinya. Dengan demikian putra-putrinya memiliki tujuan hidup yang diarahkan dan diberikan oleh bapanya.
Yang kedua, apakah yang dilakukan bapa? Seorang bapa tidak hanya memberikan nama kepada putra-putrinya, bapa juga memberikan benih kehidupan kepada putra-putrinya. Bapa yang benar dan baik akan mempersiapkan dan memperlengkapi putra-putrinya untuk siap dan tangguh dalam menjalani kehidupan di masa kini dan masa depan. Bapa dan ibu rohani yang benar dan baik juga memperhatikan dan membimbing serta menasihati putra-putri rohaninya. Bapa dan ibu rohani yang benar dan baik tidak menghakimi putra-putri rohani, namun menerima mereka apa adanya. Dalam hal ini sikap putra-putri rohani dalam menyambut perhatian, bimbingan dan nasihat bapa dan ibu rohani sangat penting.
Yang ketiga, mengapa kita perlu bapa? Tanpa bapa dan ibu rohani kita cenderung mengandalkan kekuatan kita sendiri. Tanpa bapa dan ibu rohani kita akan menjadi pribadi yang liar dan semau gue. Dengan adanya bapa dan ibu rohani kita mendapatkan nasihat, bimbingan dan perhatian menuju tujuan hidup kita. Sudahkah kita memiliki bapa dan ibu rohani? Sudahkah kita menjadi bapa dan ibu rohani yang benar dan baik? [DW]
Questions:
1. Apakah arti bapa dan ibu rohani bagi Anda?
2. Mengapa kita membutuhkan bapa dan ibu rohani?
3. Diskusikan dengan teman / saudara Anda tentang hubungan orang tua rohani dan putra-putri rohani.
Kingdom Values:
1. Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang menghormati bapa dan ibu rohaninya.
2. Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau belajar dari bapa dan ibu rohaninya.
Kingdom Quote:
Bapa yang benar dan baik memperhatikan, mengarahkan dan menasihati putra-putrinya.
See also  Orang Kuat Selalu Punya Pengharapan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*