Fruitful

“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Yohanes 15:8.
Sebagian besar dari kita suka makan buah. Bahkan saya bersama keluarga membiasakan diri makan buah di pagi hari sebelum sarapan. Bagaimana dengan kebiasaan makan Anda di pagi hari? Betapa pentingnya makan buah bagi kesehatan kita.
Namun TUHAN juga mau kita memiliki kehidupan yang berbuah. Tema renungan bulan September 2021 adalah fruitful. Kata fruitful yang merupakan kata sifat dalam Merriam Webster Dictionary memiliki arti: 1) yielding or producting fruit (menghasilkan buah); 2) abundantly productive (sangat produktif).
Dalam arti sederhana kata fruitful memiliki arti menghasilkan buah yang matang, banyak dan dapat dinikmati. Apakah kita mau menghasilkan buah yang matang? Apakah kita menghasilkan buah yang banyak secara berkala? Bagaimana mempersiapkan buah yang dapat dinikmati? Mari kita belajar memiliki hidup yang produktif dalam menghasilkan buah kehidupan.
Yang pertama, menghasilkan buah yang matang. Pada umumnya kita makan buah yang sudah matang. Memang ada pula yang makan buah yang belum matang, misalnya mangga muda yang bisa dibuat menjadi sambel pencit, hmm.. enaaak.
Apakah menghasilkan buah yang matang itu mudah? Buah yang matang dihasilkan lewat proses yang membutuhkan waktu. Demikian pula kehidupan manusia juga membutuhkan proses waktu untuk menghasilkan buah yang matang.
Perlu kesabaran dan ketekunan dalam menjalani proses kehidupan. Apakah ada jalan pintas dalam menghasilkan buah yang matang?
Bagi sebagian pengusaha buah, mereka melakukan pengarbitan buah atau dengan suntikan kimia sehingga menghasilkan buah yang cepat matang, namun buah yang demikian beda kualitasnya dengan buah yang dihasilkan lewat proses alamiah.
Demikian pula kehidupan manusia, buah kehidupan yang matang dihasilkan lewat proses kehidupan yang panjang. Apakah Anda mau menghasilkan buah yang matang?
Yang kedua, menghasilkan buah yang banyak secara berkala. Kapan waktu terbaik menghasilkan buah? Masing-masing buah menjadi matang dengan waktu yang berbeda.
Demikian pula buah kehidupan membutuhkan tahapan proses kehidupan yang berbeda antara satu pribadi dengan lainnya.
Menghasilkan buah yang banyak secara berkala membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi yang tinggi. Apakah Anda mau menghasilkan buah yang banyak secara berkala?
Yang ketiga, mempersiapkan buah yang dapat dinikmati. Jalanilah proses demi proses kehidupan dengan sabar. Jangan pernah menyerah saat diproses. Ingat TUHAN selalu dan minta hikmat TUHAN saat diproses. Semua proses kehidupan ada batas waktunya.
Proses kehidupan yang disikapi dan diresponi dengan benar akan menghasilkan buah kehidupan yang dapat dinikmati diri kita dan banyak orang. Apakah Anda mau menghasilkan buah yang dapat dinikmati? Memiliki kehidupan yang berbuah membutuhkan proses, jangan pernah menghakimi proses kehidupan yang dijalani orang lain. [DW]
Question:
1. Bagaimana cara kita menjadi dewasa di dalam Kristus?
2. Mengapa kita harus memiliki karakter, pola pikir dan sikap Kristus?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau menjadi dewasa di dalam Kristus.
Kingdom Quote:
Dewasa di dalam Kristus adalah memiliki karakter, pola pikir dan sikap Kristus.
See also  Lima Pilar Teologi Pentakosta

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*