Hikmat yang Tak Ternilai

“Memiliki hikmat adalah lebih baik dan pada mutiara. Permata krisolit Etiopia tidak dapat mengimbanginya, ia tidak dapat dinilai dengan emas murni?” Ayub 28:18-19
Apakah hikmat? Mengapa hikmat lebih berharga dari mutiara, permata maupun emas murni sekalipun? Ayat di atas ditulis oleh seorang nabi yang kisahnya sangat fenomenal. la mengalami ujian yang begitu berat, karena semua anak dan mantunya mati dan hartanya ludes dalam sekejap. Padahal dia adalah seorang yang saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Rupanya hikmat bukan hasil dari kepandaian. Hikmat muncul dari proses seseorang yang tetap percaya kepada Tuhan, walau menghadapi ujian yang sangat berat, seperti ujian yang dialami oleh Ayub.
Mengapa hikmat muncul melalui proses seorang yang menang setelah melewati ujian? Ya, ibarat mutiara yang dihasilkan oleh kerang, kerang harus menghadapi penderitaan, yaitu masuknya kerikil ke dalam cakang kerang. Bertahun-tahun kemudian baru sebutir mutiara terbentuk. Demikian juga permata atau berlian. Permata berstruktur kimia sama dengan batu bara. Namun permata dihasilkan dari proses yang lebih lama yaitu ribuan tahun di bawah perut bumi. Hal yang mirip juga dengan emas murni. Emas yang ditambang masih bercampur dengan tanah dan logam lain. Untuk memurnikan emas dari logam lain perlu proses yaitu dipanaskan di dalam dapur api.
Mungkin saat ini Anda berlaku benar namun Anda mengalami ketidakadilan. Anda berjuang untuk orang-orang yang Anda kasihi, tetapi justru merekalah yang memfitnah Anda. Keadaan ini memang tidak adil, namun ini keadaan yang nyata yang sedang Anda alami. Kalau Anda percaya bahwa ini adalah sebuah proses pemurnian, maka Anda akan dengan rela menjalani, sehingga Anda mengalami damai sejahtera dan di hati kecil Anda. Anda percaya bahwa di akhir dari proses ini pasti ujungnya akan mendatangkan kebaikan buat Anda.
Sebenarnya Tuhan sedang mengajarkan “hikmat tersembunyi.” Tuhan sedang mengizinkan pemurnian motivasi hati Anda di dapur api. Tuhan sedang mengajarkan hikmat pengertian yang bernilai lebih dari emas yang murni. Lalu apakah hikmat ?
Hikmat sebenarnya adalah cara berpikir Tuhan, itu sebabnya ketika Anda menerima hikmat Tuhan, sebenarnya secara tidak langsung Anda telah bertemu dengan Tuhan. Itu sebabnya walau Ayub adalah orang yang saleh dan takut akan Tuhan namun ia belum “bertemu” dengan Tuhan. Baru setelah ia melewati ujian yang berat Ayub dapat berkata, “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau” (Ayub 42:5).
Ketika Anda mempunyai cara berpikir Tuhan, maka sebenarnya Anda sedang dipakai Tuhan untuk menolong lebih banyak orang, mungkin keluarga besar Anda, atau kota Anda. [DD]
Question:
1. Apakah arti hikmat? Mengapa hikmat lebih bernilai dibanding emas dan permata?
2. Bagaimana seseorang dapat mempunyai hikmat?
Values:
Setiap warga kerajaan akan diproses di dalam hidupnya supaya mereka mengalami pemurnian dan menemukan hikmat Tuhan.
Kingdom Quote:
Proses akan menghasilkan perubahan cara berpikir, lalu akan menghasilkan pengalaman baru, lalu menghasilkan pengetahuan baru atau hikmat yang baru
See also  Warisan Rohani

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*