Jadilah Inspirasi dalam Kondisi Apapun

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Matius 5:13-14
Baru baru ini saya mendapat kabar lewat medsos bahwa salah seorang teman seangkatan saya semasa kuliah telah meninggal dunia, usianya masih relatif muda, baru 40 thn. Saya tidak pernah akrab dengan dia, bahkan semasa kuliah hanya sebatas bertegur sapa saat bertemu di salah satu kelas kuliah. Sejauh yang saya kenal, dia adalah seorang yang pandai, multi talenta, dan selalu ramah.
Tahun lalu saya mendapat kabar lewat salah satu postingannya di medsos bahwa teman saya ini ternyata sedang berjuang melawan kanker untuk ke-3 kalinya. Wow, satu kali saja sudah sangat berat, dia harus menghadapi kanker sampai tiga kali. Postingannya disertai beberapa foto di mana masih terpasang beberapa selang di badan dan perban setelah menjalani operasi, namun satu hal yang membuat saya sangat terkesan adalah tidak ada satupun kemarahan, kekecewaan, putus asa atau kata-kata negatif lainnya yang dituliskan di postingannya itu. Yang ada hanya kata-kata positif, semangat, iman kepada Tuhan bahkan beberapa jokes tentang keadaannya, sekalipun dia sedang menjalani hal yang sangat berat dan menakutkan ini untuk ketiga kalinya.
Sampailah di hari di mana pagi itu saya melihat beberapa postingan RIP di medsos, dengan nama teman kuliah saya itu, perjuangannya melawan kanker telah berakhir. Namun kepositifan yang dia tinggalkan untuk orang-orang yang mengenalnya termasuk untuk saya masih terus membekas dan menjadi inspirasi bahwa hidup saya harus lebih lagi memberi kepositifan bagi orang lain. lronisnya banyak orang dengan begitu mudah mem-posting di medsos, keluh kesah, nyinyir, kemarahan, ujaran kebencian dan negatif lainnya karena hal-hal yang kurang mereka sukai sedang terjadi di dalam hari-hari mereka saat itu. Tanpa disadarinya, banyak orang lain yang juga bisa ikut terdampak dari postingan mereka.
Bagaimana dengan anda? Sudahkah postingan anda menjadi motivasi/inspirasi yang baik untuk orang lain? Mari kita belajar untuk selalu menjadi dampak positif bagi sekitar kita, sekecil apapun sikap itu, dari soal postingan medsos sampai kepada sikap atau cara hidup kita sehari-hari. Ingat, kita adalah garam dan terang dunia, yang harus berdampak positif terhadap sekeliling kita. Selamat menabur kebaikan, dan berlombalah untuk menjadi berkat bagi orang lain, biarlah nama Tuhan Yesus yang dipermuliakan di dalam hidup Anda. Tuhan Yesus memberkati. [VL]
Question:
1. Sudahkah postingan Anda di medsos berisi hal-hal yang positif?
2. Mengapa masih ada orang kristen yang suka mengumbar hal-hal negatif di medsos?
Values:
Pakailah setiap media untuk pekabaran Kabar Baik, termasuk media sosial yang Anda miliki saat ini.
Kingdom quote:
Jadilah dampak yang baik bagi sekitar Anda, apapun keadaan Anda.

See also  Keberanian untuk Bertindak

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Website Protected by Spam Master