Menyikapi Perubahan

“Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya”_ Amsal 16:9
Perubahan pasti terjadi setiap hari, siap ataupun tidak. Sikap orang dalam menghadapi perubahan tidak sama. Ada sebagian orang yang menunggu perubahan terjadi dahulu, kemudian ia baru mau berubah. Namun ada sebagian orang tetap mau berubah sekalipun perubahan belum terjadi. Jadi sikap menghadapi perubahan adalah sangat penting. Kita harus bersikap benar menghadapi perubahan.
Bagaimana cara menyikapi perubahan?
Ada dua hal penting dalam menyikapi perubahan. Yang pertama, buatlah perencanaan. Jika kita gagal membuat perencanaan, kita sedang merencanakan kegagalan. Perencanaan itu sangat penting. Ada beberapa orang berpikir bahwa mereka merasa telah mengandalkan TUHAN sehingga tak perlu membuat perencanaan, tentu saja ini tidak benar. Ada pula beberapa orang yang terlalu sibuk membuat perencanaan sehingga mereka bingung mana yang harus mereka lakukan terlebih dahulu, ini pun tidak benar. Bagian kita adalah membuat perencanaan untuk masa kini dan masa depan.
Membuat perencanaan adalah bagian dari dari kehidupan kita. Ada perencanaan harian, mingguan, bulanan bahkan perencanaan untuk tahun-tahun mendatang. Buatlah perencanaan sekalipun tidak semua perencanaan kita akan terlaksana, sebab kita harus menyerahkan semua rencana kita kepada TUHAN. Saya sering berdoa, ‘Jika rencana saya tidak sesuai dengan rencana TUHAN, lebih baik TUHAN membatalkan saja. Biarlah rencana TUHAN yang jadi, bukan rencana saya.’ Bagian TUHAN adalah menetapkan rencana dan kehendakNYA. Rencana dan kehendak TUHAN pasti terlaksana.
Jika kita mau setuju dengan rencana dan kehendak TUHAN, maka satu demi satu rencana dan kehendak TUHAN pasti akan terlaksana lebih cepat dari yang kita harapkan. Oleh sebab itu marilah kita setuju dengan rencana dan kehendak TUHAN setiap hari. Yang kedua, miliki kemauan untuk berubah. Perubahan bukanlah perubahan sampai terjadi perubahan. Perubahan dapat terjadi secara mendadak. Perubahan dapat terjadi perlahan-lahan.
Mari kita belajar untuk setuju dengan kehendak TUHAN. Jika kita memberontak dengan kehendak TUHAN maka kita akan babak belur menjalani kehidupan kita. Jangan sampai kita terpaksa berubah setelah babak belur menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Sesungguhnya TUHAN tidak pernah memberikan permasalahan kepada kita. Namun lewat permasalahan yang kita hadapi akan mendorong kita untuk berubah. Berubahlah karena kita memang mau berubah, jangan sampai kita berubah karena terpaksa.
Perubahan demi perubahan akan terasa dan terlihat indah saat kita mau setuju dengan rencana dan kehendak TUHAN. Mari sikapi setiap perubahan dengan penuh syukur kepada TUHAN. [DW]
Questions:
1. Bagaimana cara anda menyikapi perubahan?
2. Mengapa kita harus memiliki komitmen untuk berubah?
Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau mempersiapkan diri menghadapi perubahan.
Kingdom Quote:
Saat kita setuju dengan TUHAN kita akan melihat betapa indahnya rencana TUHAN._
See also  Ajine Rogo Soko Busono

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*