Unshakeable Kingdom

“Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.”  Ibrani 12:28
Dalam beberapa tahun terakhir muncul sebuah rangkaian film action fiksi Holywood yaitu “Olympus has Fallen”; “London has Fallen” dan “Angel has Fallen” diperankan oleh Gerard Butler (aktor yang dikenal lewat film “300 Spartan”) dan aktor kawakan Morgan Freeman. Ketiga film ini mencoba menceritakan usaha untuk menghancurkan negara Amerika Serikat melalui upaya penyerangan kepada Presiden Amerika Serikat melalui serangkaian serangan teroris dan penyerangan bahkan kepada White House sebagai simbol pusat kendali pemerintahan Amerika Serikat atau serangan langsung kepada Presiden Amerika Serikat.
Dalam ketiga film ini selalu diselipkan sebuah pesan pidato Presiden yang berkata bahwa meskipun “negara” kita digoncangkan, diserang, mencoba dihancurkan, tetapi kita terus bertahan bahkan membuat kita semakin kuat.
Firman Tuhan menggambarkan bahwa pada akhir jaman ini Allah mengijinkan segala sesuatu digoncangkan. Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.”  Ibrani 12:26.
Apakah tujuan Allah mengijinkan hal itu terjadi, justru untuk menunjukkan bahwa ada kualitas yang tidak tergoncangkan yang tetap bertahan. Seringkali dalam proses produksi, ada beberapa bahan yang perlu di “goncangkan“ atau digoyang-goyang, disaring untuk merontokkan atau menyaring bagian-bagian yang kotor agar tersisa kualitas bahan yang terbaik.

Demikianlah Allah dalam segala hikmatNya justru menggunakan segala goncangan kondisi yang ada, justru untuk menunjukkan kualitas hidup kita yang sesungguhnya (Ibr 12:27).

See also  Kasih dan Kebencian
Kita mungkin pernah mendengar sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa beragam tantangan, goncangan kehidupan bukanlah sekedar untuk menguji kekuatan kita melainkan justru untuk menunjukkan siapakah kita yang sebenarnya. Siapakah kita?
Kita adalah umat yang seharusnya binasa karena dosa. Dosa seharusnya membuat kita berada di dalam kerajaan kegelapan. Tetapi Allah yang dalam kekayaan anugerahNya, memberikan nyawaNya menggantikan, dan menebus dosa kita, sehingga kita yang percaya kepada Yesus Kristus Tuhan dan karya salibNya dipindahkan dari kerajaan kegelapan kepada kerajaan anakNya (Kol 1:13). Itulah sebabnya melalui firmanNya yang kita baca hari ini menunjukkan respon terbaik yang seharusnya kita lakukan meskipun dalam situasi yang “masih terus bergoncang”, yaitu hati yang penuh ucapan syukur, dan terus membangun relasi kepada Allah sang Raja dengan penuh rasa hormat, itulah kualitas hidup kerajaan Allah, Anda mengerti? [HA]
Questions:
1. Bagaimana memperoleh Kerajaan Allah? 2. Apakah Kerajaan-Nya sudah ada di dalam hidup Anda? Apa dampak di dalam kehidupan Anda?
Values:
Allah menggunakan segala goncangan kondisi yang ada, untuk menunjukkan kualitas hidup kita yang sesungguhnya.
Kingdom Quote:
Cara bertahan terbaik dalam masa goncangan adalah tetap tinggal dalam Kerajaan Kristus yang tak tergoncangkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*