Proses Pelatihan

“Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia”  Lukas 2:52
Sebagai seorang anak manusia yang sesungguhnya, Yesus mengalami proses pertumbuhan fisik dan rohani. la harus bertambah di dalam hikmat karena kasih karunia Allah ada di atas-Nya. Kodrat manusiawi-Nya berkembang secara sempurna seperti yang diinginkan oleh Allah. Ayat ini merupakan sepenggal kisah kehidupan Tuhan Yesus di usia 12 tahun ketika Yusuf dan Maria membawa-Nya ke bait Allah di Yerusalem. Kisah-kisah selanjutnya adalah kehidupan Tuhan Yesus ketika la sudah mulai melakukan pelayanan dan memberitakan firman di usia 30 Tahun.
Ada kira-kira 18 tahun kehidupan Tuhan Yesus berlangsung tanpa keterangan apapun. Dari Matius 13:55 dan Markus 6:3 kita tahu bahwa la dibesarkan di dalam keluarga besar, bahwa Yusuf ayah-Nya adalah seorang tukang kayu dan Yesus tetap tinggal dalam asuhan mereka serta belajar keterampilan seorang tukang kayu.
Dalam tradisi Yahudi, seseorang dianggap dewasa, matang dan cukup umur untuk mengajar adalah saat berusia 30 tahun. Pada saat ini orang sudah diakui sebagai guru ataupun sudah diakui menjadi orang yang matang dalam memberitakan firman. Jadi sebelum berusia 30 tahun, Tuhan Yesus tidak dapat mengajar maupun memberitakan firman karena belum dianggap dewasa oleh orang-orang Yahudi.
Beberapa penafsiran juga menyebutkan sebelum Yesus memulai pelayanan-Nya di usia 30 tahun, la harus menghidupi ibu dan adik-adik laki-laki dan perempuan-Nya. Karena nama Yusuf tidak pernah disebutkan lagi dalam kitab-kitab 101, mungkin sekali bahwa Yusuf telah meninggal sebelum Yesus dewasa.
Kita tidak sedang membahas dan memperdebatkan hal ini, tetapi kita bisa belajar dari kisah ini bagaimana Yesus men-develop diri-Nya bahkan memperkuat panggilan-Nya justru melalui jalan ketaatan dan penundukan diri di bawah otoritas orang tuanya sampai mencapai usia dewasa dan slap melayani. Yesus juga tidak mengabaikan tanggung jawab-Nya sebagai seorang putra sulung di tengah-tengah keluarga. Yesus juga melalui proses dibaptis oleh Yohanes pembaptis demi menggenapi rencana Bapa.
Yesus, pribadi Allah sendiri yang ketika menjadi manusia demi melakukan rencana penebusan-Nya bagi hidup kita, tetap mengikuti proses yang ada sehingga hidup-Nya semakin berkenan di hadapan Allah dan manusia. Jika saat ini kita harus berada di bawah otoritas dan penundukan diri, jalani dan nikmati setiap proses itu dengan keteguhan hati. Sesungguhnya Tuhan sedang men-develop dan mempersiapkan kita untuk sebuah tanggung jawab besar sebagai perwakilan Kerajaan Allah di manapun kita berada. Amin. [RSN]
Questions:
1. Ketaatan dan penundukan diri apa yang sedang kita jalani saat ini?
2. Bagaimana Tuhan men-develop kita melalui ketaatan itu?
Values:
Nikmati setiap proses dalam kehidupan kita, karena Dia sedang men-_develop_ dan mempersiapkan kita untuk sebuah tanggung jawab besar di bumi.
Kingdom Quote:
_Tuhan berkenan kepada orang-orang yang rendah hati dan taat akan Firman-Nya
See also  Hati-hati dengan Ucapan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*