Kasih dan Kebencian

“Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran” Amsal 10:12_
Salah satu kebutuhan hidup manusia adalah dikasihi untuk mengasihi. Manusia menerima kasih TUHAN kemudian mengaplikasikannya dengan saling mengasihi di antara sesama manusia. Kasih dan kebencian sangat bertolak belakang. Apakah kita bisa mengasihi sekaligus membenci?

Kita tidak mungkin melakukan keduanya secara bersamaan. Kita tidak mungkin mengasihi sekaligus membenci seseorang atau sesuatu secara bersamaan. Mau tak mau kita harus memilih salah satu di antaranya. Mengapa ada orang memiliki kasih? Mengapa ada orang hidupnya penuh dengan kebencian? Mari kita belajar tentang kasih dan kebencian.

Yang pertama, kasih. Sesungguhnya kasih yang sejati berasal dari ALLAH (1 Yoh4:7). Kasih ALLAH tidak terbatas. Kasih ALLAH menembus batas-batas yang mencoba membatasi kita; batas-batas kesenjangan sosial, batas-batas rasial, batas-batas perbedaan pandangan dan pola pikir serta batas-batas yang lain sanggup diterjang dengan kasih ALLAH. Orang yang penuh dengan kasih berasal dari ALLAH (1 Yoh 4:7).

See also  Agama Damai yang Bergaris Keras

Bagaimana kita mengaplikasikan kasih? Kita harus hidup di dalam kasih. Arti hidup di dalam kasih adalah tetap berada di dalam ALLAH. Hidup di dalam kasih juga berarti ALLAH tinggal di dalam din kita (1 Yoh 4:16). Kasih itu mempersatukan. Kasih itu tidak memisahkan. Kasih itu menutupi aib. Kasih itu tidak mencemarkan aib orang lain dan diri sendiri. Kasih itu melindungi. Kasih itu membangun. Kasih itu tidak menghancurkan.

Yang kedua, kebencian. Kebencian berasal dari iblis. ALLAH tidak pernah membenci manusia dan semua ciptaanNya. ALLAH hanya membenci iblis yang memberontak kepadaNya. ALLAH juga membenci dosa-dosa kita, namun sangat mengasihi kita. Sesungguhnya iblis adalah bapa pendusta (Yoh 8:44).

See also  Ketika Cinta Melekat, Tuhan Selalu Dekat

Iblis tidak pernah mengasihi manusia. Iblis berusaha memperdaya manusia dengan berbagai macam cara karena iblis tahu masa depannya di neraka. Iblis mau manusia menemaninya di neraka. Iblis mau kita hidup dalam kebencian. Iblis mau kita hidup saling membenci.

Ketahuilah bahwa hidup dalam kebencian adalah rencana iblis dalam hidup kita. Ketahuilah bahwa hidup dalam kebencian adalah hidup dalam dusta (1 Yoh 4:20). Kebencian itu memisahkan. Kebencian itu membuka aib. Kebencian itu merusak. Kebencian itu menghancurkan. Bagaimana kehidupan Anda sekarang?

Siapakah yang tinggal di dalam hidup Anda? Apakah Anda tinggal di dalam kasih? Ataukah Anda hidup di dalam kebencian? Pilihan dan keputusan di tangan Anda. [DW]

See also  Baik Saja Tidak Cukup


Question:
1. Siapakah sumber kasih?
2. Siapakah sumber kebencian?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau hidup di dalam kasih ALLAH.
Kingdom Quote:
Kita tidak mungkin mengasihi dan membenci secara bersama.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*